Kenapa IPTP ???

Posted by: eka diezzceria in Uncategorized No Comments »

Kenapa saya bisa duduk di Fakultas Peternakan khususnya Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) ?

Mungkin dari kecil saya mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang dokter. Tapi semakin saya tumbuh dewasa saya berminat menjadi seorang Guru Matematika. Hal ini karena saya sangat menyenangi mata pelajaran Matematika dan  sangat maksimal di bidang itu. Kelas XII SMA di sekolah ada PMDK IPB. saya tidak mengenal IPB sama sekali. Saya dan sahabat saya bermaksud untuk coba-coba mendaftar PMDK IPB. awalnya karena IPB terletak di Pulau Jawa, hal itu yang mendukung kita untuk mencoba daftar PMDK IPB (hal yang kurang masuk akal ^^).

Dari 12 orang yang mendaftar PMDK IPB, ternyata yang diterima di IPB hanya 2 orang yaitu saya dan sahabat saya. Ini adalah jawaban dari semua perjuangan yang kami lalui berdua (karena harus berteteskan air mata dan perjuangan yang sangat besar). Senang pastinya ^^, tapi seluruh keluarga saya tidak ada yang mendukung untuk melanjutkan kuliah di IPB. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak mengambil PMDK IPB tersebut (walaupun saya sangat ingin). Hal ini mengakibatkan adanya diskriminasi dari guru-guru serta teman-teman saya terhadap keputusan saya tersebut (berupa sindiran, teguran dsb). Itu membuat saya terpukul dan berani mengatakan kalau saya sangat ingin masuk IPB. Akhirnya keinginan saya pun dikabulkan. Tapi perjuangan ini belum berakhir, terkendala berbagai macam factor. Dan saya pun hanya bisa memanjatkan doa kepada-Nya dan berusaha semaksimal mungkin hingga akhirnya saya berangkat ke  Bogor untuk menuntut ilmu.

“Hidup adalah perjuangan”

Itu sangat saya rasakan dan saya nikmati ketika proses saya masuk IPB ^^

Jika saya ditanya oleh orang-orang “ kamu departemen apa ? “. Saya menjawab jurusan “IPTP (Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan)”. Namun sedikit sekali yang mengenal departemen tersebut. Tak jarang juga yang menanyakan itu adalah anak IPB. Dan ketika saya memperjelas jawaban saya dengan mengatakan “Fakultas Peternakan”, terdengar jawaban “ ooo peternakan ” dengan berbagai mimik wajah yang berbeda. Ada yang cuek, meremehkan ataupun membayangkan peternakan itu kandang, kotor, bau dan sebagainya.

Sedih ?? tentu saya sangat sedih. Karena saya merasa departemen tersebut kurang famous di IPB. Apalagi saat saya masih TPB ( Tingkat Persiapan Bersama ), yang notabenx baru mengenal kehidupan kampus apalagi tentang PETERNAKAN. Awalnya saya merasa malu untuk mengakui bahwa saya merupakan mahasiswa IPB jurusan IPTP karena dari awal saya sama sekali tidak berminat untuk masuk jurusan tersebut.

Setelah saya terjun dan menjalani aktivitas di Fakultas Peternakan, semua pikiran itu terhapus !! Dunia Peternakan sangat luas dan memiliki potensi yang besar. Tidak seperti yang saya dan semua teman-teman bayangkan. Di Peternakan kita semua mempelajari tentang ilmu-ilmu yang tidak kalah hebat dari departemen ternama. Kita mempelajari tentang pangan khususnya pangan hewani, teknologi  hasil ternak (susu, daging dan telor) yang termasuk makanan elite di dunia,Mikrobiologi, pengolahan daging (kornet, bakso, sosis, lidah asap, dendeng, abon, dsb), nilai-nilai nutrisi. Pengetahuan yang didapatkan juga bias kita kembangkan pada manusia. Jadi dengan belajar tentang peternakan, ilmu tentang manusia juga di dapatkan.

Selain itu peluang agribisnis peternakan terbuka luas dalam penyediaan kebutuhan konsumsi pangan di Indonesia termasuk pemenuhan kebutuhan pangan hewani asal peternakan. Selagi madih ada kehidupan di dunia ini maka bidang peternakan akan selalu berkembang. Begitu banyak yang dapat dikembangkan di peternakan ini sehingga ”SAYA SANGAT TIDAK MENYESAL MASUK IPTP”